Interaksi Manusia dan Komputer

Teori GOMS ( Goal, Operators, Methods and selections Rules

– Model diusulkan oleh Card, Moran, dan Newell ( 1980, 1983 )

– Postulat :

  • Pemakai memformulasikan goals (edit document ) dan subgoals ( insert word ) yang mereka peroleh dengan menggunakan metode atau prosedur untuk melaksanakan setiap goal ( pindahkan kursor kelokasi yang diinginkan menggunakan serentetan penekanan tombol panah )
  • Operator : ” Perseptual dasar, motor , kegiatan kognitif, yag pelaksanaanya diperlukan untuk mengubah aspek keadaan mental pemakai atau untuk memperngaruhi lingkungan tugas ” (tekan tombol panah atas, pindahkan tangan ke mouse, ingat nama file, pastikan kursor ada di akhir baris )
  • Selection rules : Struktur kontrol untuk memilih salah satu dari metode ( methods ) yang tersedia untuk mencapai goal ( menghapus degnan menekan tombol Backspace berkali-kali vs memblok dengan menentukan posisi awal dan akhir lalu menekan tombol Delete )

Teori Transation Diagram

Teori Transation Diagram Diperkenalkan Oleh Kieras dan Poison ( 1985) didasari pada pendekatan GOMS)

Contoh : Generalized Transition Network untuk Display Writer

Dialog Berbasis Tunggal

Dialog Berbasis Tunggal ( Command Line Dialogue ) merupakan ragam dialog yang paling konvensional. Perintah-perintah tunggal yang dioperasikan biasanya tergantung dari sistem komputer yang dipakai, dan berada dalam suatu domain yang disebut bahasa perintah ( Command Language ). Bahasa ini biasa disebut bahasa buatan.

Bahsa perintah ini harus dirancang sedemikian rupa sehingga bersifat alamiah, yaitu mudah dipelajari dan diingat kebanyakan pengguna.

Contohnya : Perintah yang dimiliki Dos dan Unix.

Ada dua Macam :

– Internal Command ( memerlukan file exe)

– External Command.

Contoh :

DOS LINUX

– Dir : ( IC ) vi : perintah untuk baca/tulis file

– Copy : ( IC ) ls : (=dir di DOS )

– Format : ( EC ) who : Untuk lihat user aktif

– Deltree : ( EC ) lpr : cetak ke printer

Keuntungan Kekurangan

– Cepat – Perlu kebiasaan

– Efisien – Beban ingatan Tinggi

– Akurat – Kurang bagus dalam menangani kesalahan

– Ringkas

– Luwes

– Inisiatif oleh pengguna

– Appealing

Linear Sequence and Multiple Menu

Linear Sequence => 1. Memandu Pemakai ( user ) melallui serankaian pilihan dengan urutan yang sama

2. Menstrukturisasi proses pengembalian keputusan

Contohnya seperti Menu Instalasi Software yang berurutan

Multiple Menu => Kotak Dialog yang mengandung sepertangkat menu-menu yang tidak tergantung satu sama lain.

Contohnya seperti Menu Font Mau Bold/Italic/Underline/None dengan Combo dan Menu FontColor Mau White/Red/Gre

Virtual Reality

Virtual Reality adalah lingkungan buatan yang diciptakan degnan hardware dan software dan dipresentasikan kepada pemakai dengan cara sedemikian sehingga lingkungan tersebut tampil dan terasa seperti lingkungan asli

Komponen Virtual Reality :

  • Visual Display

-> Tampilan yang bisa menutup 100 derajat horizontal dan 50 derajat vertikal

-> Tampilan lain ditutupi

  • Head Position sensing

-> Sistem dapat mengetahui posisi kepala

  • Hand Position sensing

-> Pengenalan posisi tangan dengan sarung tangan khusus

  • Force Feedback

-> Dapat merasakan “memegang” dan “menabrak”

  • Sound Input dan Output

-> Suara yang menambah kesan nyata

-> Pengenalan suara untuk memberi perintah

  • Other Sensasions

-> Pada simulator pesawat terbagn : kemiringan dan getaran

-> Suhu udara, angin, bau

  • Cooperative and Competitive VR

-> Dua orang menggunakan sistem untuk bekerja sama atau bertanding

Pointing Device

Select

-> Pemakai memilih dari seperangkat item

-> Digunakan untuk pemilihan menu, menandai file dalam folder/direktori, atau menandai bagian tertentu dalam desain

Position

-> Pemakai memilih satu titik dalam ruang berdimensi satu, dua, tiga, atau lebih

-> Digunakan unutk membuat gambar, memindahkan objek, atau menyeret blok teks

Orient

-> Pemakai memilih arah diruang berdimensi satu, dua, tiga, atau lebih

-> Arah dapat berupa perputaran simbol di layar, arah gerakan pesawat, atau operasi robot

Path

-> Pemakai dengan cepat melakukan serangkaian operasi position dan orient

-> Jalur dapat terbentuk sebagai garis atau kurva pada program draw, pola jahit atau rute pada peta

Quantity

-> Memakai menyebutkan nilai numerik

-> Biasanya beberapa pilihan berdimensi satu dari nilai-nilai bulat atau real untuk menentukan parameter, seperti nomor halaman dokumen, kecepatan kapal, atau volume suara.

Teks

-> Pemakai memasukkan, memindahkan, dan mengedit teks di bidang dua dimensi

-> Pointing device menandai lokasi penyisipan, penghapusan, atau perubahan

-> Tugas yang lebih rumit : mengetengahkan, pengaturan margin, ukuran font, highlighting (tebal,miring atau garis bawah), dan mengatur layuot halaman

Macam-Macamnya Pointing Device

1. Direct Pointing Devices

-> Light Pen

-> Touch Screen

-> Implementasi touch screen

2. Indirect Pointing Devices

-> Mouse

-> Trackball

-> Joystick

-> Graphics tablet (digitizing tablet)

-> TouchLight Pen

Direct Pointing Device

Light Pen

-> Memungkinkan pemakai menunjuk titik dilayr mengunakan pena dengan sel sensitif cahaya

-> Mempunyai tombol yang dapat di tekan ketika kursor ada di posisi tertentu

-> Kelemahan :

  • Tangan pemakai menutupi bagian layar
  • Tangan pemakai jauh dari keyboard
  • Light pen harus diangkat
  • Pointing Stick

Touch Screen

-> Memungkinkan pemakai menyentuh layar dengan jarinya

-> Kelemahan :

  • Melelahkan
  • Tangan pemakai menutupi bagian layar
  • Tangan pemakai jauh dari keyboard
  • Penunjukan tidak presisi
  • Layar menjadi kotor

Implementasi Touch Screen

-> Land-on stretegy

-> Lift-off strategy ( lebih presisi karena ada kursor )
Indirect Pointing Device

Mouse

-> Kelebihan :

  • Posisi tangan yaman
  • Tombolnya mudah ditekan
  • Pergerakan panjang cepat
  • Penempatan presisi

-> Kelemahan

  • Tangan harus berpindah dari keyboard
  • Memakan tempat di meja
  • Kabelnya menggangu
  • Harus diangkat dan diletakkan kembail untuk gerakan panjang
  • Perlu latihanuntuk menguasainya

Trackball

-> “Mouse terbalik”, bolanya digerakkan tangan

-> Kelebihan tidak memakan banyak tempat

Joystick

-> Berasal dari pengendali pesawat terbang

-> Baik untuk tracking ( mengikuti objek yang bergerak di layar )

-> Kelebihan pergerakan sedikit, perubahan arah mudah

Grapich Table

-> Permukaan peka-sentuh yang terpisah dari layar, diletakkan diatas meja.

mendeteksi gerakan stylus (semacam pena) atau puck.

-> Kelebihan :

  • Posisi tangan nyaman
  • Tangan tidak perlu langsung berada di layar
  • Permukaan dapt lebih luas dari pada layar

Touchpad

-> Permukaan peka terhadap sentuhan tangan

-> Kelebihan :

  • Nyaman seperti touch screen
  • Tangan tidak perlu langsung berada pada layar

Pointing Stick

-> Joystick ini dari bahan karet yang diletakkan diantara tombol-tombol keyboard

HUKUM FITTS Untuk POINTING DEVICES

  • Model pergerakan tangan dalam mengendalikan kursor ditampilan
  • Bila D=Jarak dan W = lebar
    • Index of difficulty = 2log (2D/W)
    • Time to point = C1+C2 ( index of dificulty ) (C1 dan C2 tergantung piranti )
    • Menurut Welford, untuk jarak pendek, Index of difficulty = 2log (D/W + 0.5)
    • Time for precision pointing = C1+C2 ( Index of difficulty ) + C32

Contoh :

Untuk Target Berukuran 1 Inchi pada jarak 8 inci menggunakan piranti dengan C1 = 0.2 dan C2 = 0.1

Index of difficulty = 2Log (2×8/1) = 2Log 16=4

Time to point = 0.2 + 0.1 (4) = 0.6 Detik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: